Rabu, 01 Februari 2012

Homemade KIMCHI

Annyeonghaseyo, chingudeul... Orenmanida...
hahaha...korban drama Korea nih!
Hai semuanya! Lama gak ketemu yah... Berhubung akhir-akhir ini gue lagi rajiiiin banget nonton drama Korea, gue mau ngasih satu resep yang nantinya bisa dikembangin lagi jadi beberapa masakan Korea yang ajib!
Gara-gara ngikutin drama Korea 'Fermentation Family', tentang satu keluarga yang punya restoran yang kimchinya enak banget, tiba-tiba jadi ngidam se-ngidam-ngidamnya sama kimchi. Kalo beli, takut kebanyakan, makanya nyobain bikin sendiri. Seperti biasa, resepnya gue dapet dari Maangchi. Dan seperti biasa juga, berhubung bahan-bahan di rumah gak selalu komplit, gue improvisasi sedikit dari resep dasarnya. Mudah-mudahan enak yaaa...

Bahan:

  • Sawi putih yang besarnya sedang aja (kalo mau bisa ditambah kol yang agak muda), dipotong-potong bite size, sekitar 3cm lah, terus rendam kira-kira 5-10 menit, tiriskan.
  • 1/4 cup garam (sekitar 3 sdm)
Nah, yang agak lama proses penggaraman. Di dalam wadah yang besar, masukin sawi putih atau kol (atau dua-duanya), tabur garam sampai rata, terus aduk-aduk. Diemin setengah jam, terus aduk-aduk lagi. Ulang dua kali (total didiemin sekitar 1.5 jam). Cuci bersih 3 kali, tiriskan.

Bahan Pasta Kimchi:
  • 1 wortel ukuran kecil, diiris korek api
  • 2 daun bawang ukuran kecil, diiris serong
Yang pertama dibuat itu bubur tepungnya dulu.
  • Campur 250 cc air dengan 1/4 cup tepung ketan atau tepung terigu (di resep asli pake sweet rice flour), aduk rata.
  • Masak di atas api sedang sampai agak mengental, kecilkan api, tambah 2-3 sdm gula pasir, aduk rata. Masak lagi sekitar 2 menit sampai agak transparan. (tapi jangan sampai kayak bubur sumsum yaaa)
  • Angkat, dinginkan.
Yang kedua, bahan buat bumbunya:
  • 1/4 cup bawang putih (sekitar 6 siung ukuran sedang) 
  • setengah bawang bombay ukuran sedang, potong-potong
  • 1 cm jahe, potong-potong
  • 6-7 sdm kecap ikan
  • 3 cabe merah besar yang dibuang bijinya
Blender semua bahan jadi satu, sisihkan.
Campur bahan bubur tepung dengan bumbu yang diblender. Tambahkan 1/3 cup (sekitar 4 sdm penuh) cabe bubuk/paprika bubuk (pastiin yang high quality dan rasanya gak pahit, atau boleh ikutin resep gue: blender halus 30 cabe merah keriting kering). Aduk rata semuanya. Tambahkan wortel sama daun bawang, aduk rata lagi.

Sekarang...campur kimchinya:
Di dalam wadah besar, campur sawi putih/kol dengan pasta kimchi. Lebih enak campurin pake tangan, tapi jangan lupa pake sarung tangan atau plastik. Campur sampai rata. Siapin wadah kedap udara, susun kimchi yang udah rata dengan pastanya, tekan-tekan/padatkan.
Semakin lama disimpan, kimchi semakin berfermentasi, jadi ada sedikit rasa asam, tapi enak loh! Pastiin untuk simpan kimchi di dalam kulkas.




Nah, kalo udah jadi kimchinya, setelah nanti berfermentasi, gue bakalan nyoba bikin mie atau nasi goreng pake kimchi. Tungguin resepnya yaaa...

*WARNING! Kimchi di resep ini pedes banget, jadi kalo gak terlalu suka pedes, si cabe keriting kering gilingnya dikurangin dan ditambah cabe merah besar fresh yang diblender atau cabe keringnya pake cabe merah besar kering, bukan cabe keriting kering, ok? ;)

- Selamat Masak! -



“Klik Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput). disini“

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]