Senin, 10 Oktober 2011

BUMBU DASAR

Olaaa...as promised, gue mau kasih info tentang bumbu dasar.

Bumbu dasar yang biasa gue bikin di rumah ada 2 macem, putih dan merah. Bikinnya tinggal diblender aja, gak perlu repot ngulek. Simpen di kulkas, biasanya sih bisa tahan sampe sebulan penuh. Praktis and menghasilkan a much tastier dish.

-Bumbu Putih-
Bahannya hanya 250 gram bawang putih, kupas 250 gram kemiri, goreng sampe sedikit kecoklatan 2 sdm garam.
Blender semua, simpan dalam wadah tertutup di dalam kulkas.




-Bumbu Merah-
3 siung bawang putih, kupas 6 siung bawang merah, kupas 10 cabe merah besar (untuk yang suka pedes boleh di combine sama cabe merah keriting) 1 buah tomat besar 1 sdm garam.
Blender, jangan terlalu halus.
Tumis dengan 2 sdm minyak, tambahkan 1 sdm gula. Tumis sampai matang ±5-7 menit dengan api sedang. Angkat, dinginkan, simpan dalam wadah tertutup di kulkas.




* Kalo masak dengan bumbu dasar ini, hati-hati dengan penggunaan garam, karena si bumbu kan udah kita kasih garam.
* Untuk bumbu putih, biasanya pemakaian dalam masak cukup 2-3 sendok makan.

Apa aja yang bisa dimasak dengan bumbu ini?

1. Bumbu Putih - Mie Goreng - Mie Rebus - Nasi Goreng - Tumis Sayuran - Sop (hasil kuah gak bening ya,kan ada kemiri)

2. Bumbu Merah - Nasi Goreng - Ayam Balado - Telur Balado - Sambal Goreng - Sambal Matang

Gampang kaaan? Kalo lagi buru-buru, tinggal ambil bumbu dari kulkas, tumis sebentar, campur sama bahan lain..Jadi deh!

-Selamat Masak!-



“Klik Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput). disini“

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]