Selasa, 01 Mei 2012

To Die For Creamy Chocolate Pie Filling!

Udah dicobain Pumpkin Pienya? Apa? Gak suka labu? Uhm... kalo cokelat gimana? Ah... para wanita biasanya gak akan nolak kalo ada unsur-unsur cokelat di makanan. Gak juga? Yah, it works for me :D
Ok, jadi begini ceritanya. Waktu lagi bikin si kulit pai buat Pumpkin Pie itu, ada sedikit sisa yang akhirnya gue pake di cetakan alumunium yang kecil-kecil (total adonan kulit pie itu dapet satu loyang gede sama tiga yang mini-mini). Berhubung filling labunya gak cukup untuk sisa kulit painya, gue muter otak. Kira-kira isi apa yang gampang dibuat dan gak ribet. Lalu 'mbah google' beraksi dan akhirnya dapet satu resep Grandma's Chocolate Pie dari Home Sick Texan. Serius... fillingnya gampang segampang-gampangnya. Dan hasilnya enak banget! Creamy banget. Padahal bahannya simpel abis. Cobain deh....

Bahan:

4       sdm  cokelat bubuk (gue pake brand Van Houten)
3/4    cup   gula pasir
5       sdm  tepung terigu
1/4    sdt    garam
1 1/2 cup   susu cair
1/2    sdt    vanili bubuk
2       btr    kuning telur, kocok ringan aja
1       sdm  butter/margarin

Peralatan:

 Sauce pan, pastiin pake panci yang tebel, bukan panci alumunium biasa. Pake wajan tebel juga bisa.
Whisk

Cara Buatnya:

  • Campur semua bahan, kecuali butter/margarin, dengan menggunakan whisk di dalam sauce pan sampai rata. (note: diaduk, bukan dikocok kaya kalo bikin telur dadar ya...).
  • Masak di atas api sedang sambil diaduk pelan sampai mengental. Jangan ditinggal dan harus terus diaduk biar gak menggumpal dan dasarnya gak gosong. 
  • Atur kekentalan sesuai selera, antara sedikit lebih kentel dari saus cokelat atau sedikit lebih cair dari selai coklat, bebas!
  • Setelah kekentalannya pas, angkat, masukkan butter/margarin sambil diaduk rata.
  • Jadi deh!
  • Tuangkan ke kulit pai yang sudah dipanggang sebelumnya sampai kuning kecoklatan. Untuk resep kulit pai, ada di dua post ke belakang, Pie Crust Complicated No More



Saran Penyajian:

Karena gue cuma kebetulan punya sisa kulit pai dan butuh resep filling, gue cuma nyobain setengah resep filling ini dan gak punya bahan lain untuk bikin pai yang cantik. (sad, I know....). Tapi bukan berarti Chocolate Pie se-membosankan itu loh! Ini saran buat penyajian cantik, keren, bisa disombongin ke orang lain (wkwkwk...the best part!)
  • Waktu nuangin filling ke dalam kulit pai matang, pake spuit atau sempritan kue, biar bentuknya nyeni dan bagus. Terus, ayak sedikit cokelat bubuk dan sedikit gula halus di atasnya.
  • Kalo punya strawberry, kiwi atau buah segar lainnya, bisa dipake juga tuh! Iris-iris buah, besarnya tergantung besar cetakan pai. Susun buah di atas pai yang udah dikasih filling. Masak agar-agar bening sesuai aturan di kemasannya, jangan terlalu manis, gulanya dikiit aja. Terus, dengan kuas, olesin agar-agar di atas permukaan buah. Jadi deh Fruity Chocolate Pie!
 Picture courtesy of www.rupaliscookery.com
  •  Masukin satu atau dua sendok makan peanut butter ke dalam plastik, gunting ujungnya sedikiit aja. Semprotin peanut butter di atas pai yang udah diisi dengan chocolate filling, taburin kacang tanah/kacang mede panggang yang dicincang kecil-kecil. Jadi Nutty Chocolate Pie!


- Selamat Masak! -



“Klik Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput). disini“

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]