Tampilkan postingan dengan label Nasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Maret 2015

Bubur Daging Sayuran (쇠고기야채죽)

Gue suka banget sarapan bubur. Dalam seminggu, gue berapa kali sarapan bubur, nungguin tukang bubur yang lewat depan rumah. My favorite is bubur ayam cakue ati ampela plus emping dan sambel yang baaanyaaaaak (yes, pagi-pagi makan sambel, that's me). Tapi kadang-kadang gue pengen juga variasi bubur yang lain jadi, of course, gue bikin sarapan bubur sendiri.
Salah satu bubur paling gampang yang suka gue bikin adalah bubur yang dimasak langsung sama ayam dan bawang putih (by now, you know how much I love garlic, right?). Tapi beberapa hari yang lalu gue liat Maangchi post resep ini, Beef and Vegetable Porridge (Soegogi Yachaejuk) alias Bubur Daging Sayuran. It's not a fancy recipe, tapi alternatif yang sedap buat gue yang suka banget bubur. Menurut Maangchi, resep ini juga cocok buat yang lagi diet, karena gak banyak beras yang dimasak plus sayuran-sayurannya yang bikin bubur ini kaya serat.
Nah, kalo pengen sarapan yang agak beda, atau pengen bikin sarapan sendiri pas weekend, buat yang weekdaysnya ngantor, cobain deh bubur ini.

Bahan:
1/2 cup beras, cuci bersih, rendam selama 30 menit
(Untuk ukuran cup, pake aja cup yang ada di dispenser beras atau rice cooker, it's the exact same measurement.)
1/2 sdm minyak wijen
200 gram daging sapi cincang tanpa lemak
2 siung bawang putih, cincang
1 bawang bombay ukuran kecil, cincang
1 wortel ukuran kecil, potong kotak-kotak kecil
1/2 paprika merah ukuran sedang, potong kotak-kotak kecil
1 cup brokoli, cincang
5 cup air (1 cup @235ml, jadi sekitar 1100ml)

Untuk Perasa:
1 sdm kecap ikan
1/2 sdt minyak wijen
1/4 sdt gula pasir

Untuk Taburan:
1 sdm biji wijen panggang
1 bungkus rumput laut panggang, hancurkan (Gue pake merk Mamasuka)

Cara Membuat:

  • Panaskan 1/2 sdm minyak wijen di dalam panci, tumis daging sapi cincang sampai berubah warna.
  • Tambahkan bawang putih dan bawang bombay cincang, tumis sampai mulai transparan.
  • Masukkan sayuran sama beras, aduk rata, tumis selama 2 - 3 menit.
  • Tambahkan air, tutup panci.
  • Kalau sudah mendidih, buka sedikit tutup panci dan terus masak sekitar 20 menit. 
  • Setelah 20 menit, buka tutup panci, masak lagi sampai tekstur bubur sesuai selera, sekitar 10-15 menit.
  • Kalau konsistensinya sudah sesuai selera, tambahkan kecap ikan, minyak wijen dan gula pasir sebagai perasa.
  • Angkat, taburi dengan rumput laut panggang dan biji wijen sebelum disajikan.


See that pretty rustic wooden background? It's by Party ID. Check out their instagram @party.id69 for more pretty custom photo backgrounds, available for purchase.


  • Untuk perasa, gue cuma pake sedikit tapi, of course, sesuaikan sama selera aja. Mau pake garam sama merica juga bisa. All up to you.
  • One of my friends asked, bisa buat baby kan? My mom said: bisa, tapi pastinya harus diblender lagi.
  • Variasi buat sayurannya: labu kuning / kabocha (very good for babies, by the way), kacang polong, jagung.
  • Variasi buat dagingnya: daging ayam cincang (tanpa lemak), ikan salmon (this is also a very healthy option), udang.
  • Untuk taburannya memang optional, tapi gue recommend buat pake, coz it gives extra flavor. 
  • Kalo tekstur bubur, gue suka yang gak terlalu encer, jadi kalo kalian suka yang lebih encer, tambahin aja takaran airnya ya. 
  • For the original recipe and video link, check out Maangchi's Beef and Vegetable Porridge. 
- Selamat Masak! -

Jumat, 29 Agustus 2014

Tofu Rice Pockets

Awal gue bikin makanan ini random banget. Pas lagi nerjemahin sebuah buku (doing my daytime job as a translator), si tokoh di buku itu bikin makanan semacam rice balls yang dimasukin ke dalam kulit tahu. Bolak-balik baca bagian itu entah kenapa gue pengeeen banget nyobain bikin. You know kan kalo udah penasaran nothing can stop me.
Jadi... Sabtu pagi gue sibuk sendiri di dapur bikin resep yang gue namain Tofu Rice Pockets. Nama biasanya mungkin Tahu Isi Nasi.
Kalo yang gue liat di makanan-makanan Korea ato Jepang, tahu yang dipake memang ada kulit tahu khusus yang beli jadi dan tinggal diisi. Nyari di mana yang begituan? Ga tau deh. Di buku, si tokoh itu juga pake sushi rice. Ga ada? Nasi biasa pun jadi. Gue pake aja bahan yang ada, make use of what I have in the kitchen.
Menurut gue sih makanan ini cocok buat bekal, seperti yang gue baca di buku itu dan pernah beberapa kali gue liat di drama Korea. Praktis dan bikin kenyang.

Nih, gue kasih tau cara gue bikinnya.

Bahan Kulit:
5 buah tahu ukuran sedang, dipotong dua, goreng sampai kering. Keluarkan isinya pake sendok

 Bahan Isi:
Isi bagian dalam tahu, hancurkan
1 mangkuk kecil nasi panas (Kira-kira 2,5 sendok nasi)
1 buah wortel impor, serut atau parut bentuk korek api
1 batang daun bawang bagian hijaunya aja, iris tipis
1 sdt minyak wijen
Air jeruk nipis dari 1 iris jeruk nipis ukuran sedang (sekitar 1 sdt)
1/4 sdt gula pasir
Kecap asin sesuai selera
Merica sesuai selera
1 sdt minyak goreng untuk menumis

Cara Buatnya:
  • Tumis wortel dan daun bawang. Tambahkan minyak wijen, kecap asin, gula, merica, aduk rata. Masak sampai wortel matang. Sebentar aja, paling sekitar 5 menit. Matikan api.
  • Aduk isi tahu dan nasi ke dalam tumisan wortel. Tambahkan air jeruk nipis. Aduk sampai isi tahu rata dengan nasi supaya nasi gak berantakan pas diisi. Aduk langsung dengan tangan lebih baik.
  • Cicipin dulu, kalo kurang asin bisa tambah kecap asin atau garam. 
  • Isi ke dalam tahu sambil ditekan-tekan sedikit supaya agak padat.
  • Voila! Jadi deh!


  • Kalo pengen yakin banget nasinya gak bakal bubar, sushi rice memang pilihan yang paling baik. Kalo ada waktu untuk bikin nasi khusus buat resep ini, mungkin boleh nyobain tips bikin nasi dari Farah Queen, tambahin 1 bagian beras ketan untuk 10 bagian beras biasa.
  • Bisa juga pake nasi dari beras yang puleeen banget. That's even more delicious.
  • Kalo bikin nasi sushi atau nasi campur ketan atau nasi pulen, tahunya bisa pake tahu kopong atau tahu pong. Jadi tinggal gunting satu sisi terus isiin nasinya. Gampang!
  • Kalo gak mau vegan banget kaya yang gue bikin, bisa tambahin ayam goreng suwir, sosis, kornet, baso, nugget, whatever you wish.
  • Pake brokoli yang dipotong kecil-kecil juga enak.
  • Mau lebih mewah? pakein keju mozzarella atau quick melt terus panggang sebentar sampai keju meleleh.
Selamat Masak!

Kamis, 02 Mei 2013

Soy Sauce Bibimbap: Another Version of the Famous Korean Dish

Soy Sauce Bibimbap ini sebenernya proyek iseng gue aja. Memang aslinya di Korea sana ada juga Bibimbap yang pake soy sauce, dan Maangchi pun sempet upload resepnya.
Tapi yang gue bikin ini hasil eksperimen sendiri aja, gak ngikut resep yang mana-mana. (well, at least gak 100% ngikut resep... 25-35% lah hehehe)

Awalnya gue bikin bibimbap versi ini karena gue keabisan Gochujang tapi pengen banget makan Bibimbap. Lalu, inget sama Maangchi yang pernah ngasih tau kalo Bibimbap bisa dibikin dengan Soy Sauce, mulailah gue bereksperimen.

Bahannya, sama kaya resep Bibimbap yang dulu (check out Super Easy Bibimbap! if you haven't already), bisa mengarang bebas. Sayur yang dipake, daging-dagingannya, all up to you. Satu yang gue recommend hanya kecap asinnya aja. Seperti biasa, gue pake Kikkoman, just because I like the taste and the aroma. Mau coba pake kecap asin yang lain? bebas! :D

Bahan Daging:
- 50-100 gram daging ayam tanpa tulang, potong-potong kecil, kasih sedikit garam+merica
- 1 siung bawang putih ukuran kecil, cincang halus
- 1/4-1/2 sdm kecap asin
- 1/2 sdm minyak

Bahan Sayuran:
- 1 buah wortel ukuran kecil, parut ukuran korek api
- Sedikit kol yang masih agak muda, iris-iris setebal kurang lebih 1/2cm, cuci bersih, tiriskan
- Sedikit jamur kipas, cuci bersih, peras airnya lalu suwir-suwir
- Sedikit sawi putih, iris-iris kurang lebih setebal 1/2 cm, cuci bersih, tiriskan
- 1/2 sdm kecap asin
- 1 sdt minyak wijen

Bahan Pelengkap:
- Telur mata sapi
- Biji Wijen Panggang
- 1/2 sdm kecap asin
- 1 sdt minyak wijen
- Sedikiiit Cabe bubuk

Jangan lupa semangkuk atau seporsi nasi panas

Cara Buatnya:
  • Untuk daging, panaskan minyak dan tumis bawang putih dengan api kecil sampai harum.
  • Masukkan ayam dan kecap asin, masak sampai matang. Sisihkan.
  • Untuk sayuran, panaskan minyak wijen, masukkan wortel dan jamur. Tumis dengan api kecil sampai wortel matang (tapi masih crunchy).
  • Masukkan kol dan sawi plus kecap asin. Aduk rata. Masak sebentar aja. Sisihkan.
  • Pas sebelum disajikan, taruh nasi panas. 
  • Susun sayur dan daging di atas nasi.
  • Taruh telur d bagian tengah.
  • Kucurkan kecap asin dan minyak wijen.
  • Taburi biji wijen panggang dan sedikit cabe bubuk.
  • Aduk-aduk sedikit sebelum dimakan ;)


  • Seperti biasa, takaran kecap asin dan minyak wijen disesuaikan sama selera ya. Inget untuk kasih sedikit-sedikit aja dulu, kurang baru deh nambah.
  • Kalo mau pedes, bisa nambahin irisan cabe keriting atau cabe rawit di tumisan sayuran. 
- Selamat Masak! -

Kamis, 04 Oktober 2012

Super Easy Bibimbap!

Dulu pernah nonton Han Ji Eun sama Yong Jay makan bibimbap...

Full House
Image copied from seralulalu.wordpress.com


Terus, liat lagi bibimbap di drama Protect the Boss...

Protect the Boss
Image copied from koalasplayground.com

Langsung deh penasaran, kaya apa sih rasanya? Setelah nyobain di salah satu Korean restaurant, ternyata gue lumayan suka. Kalo diliat-liat sih gak susah-susah amat bikinnya, jadi langsung kepengen bikin sendiri di rumah.

Berdasarkan hasil pengamatan (uhuk...), banyak banget ragam isian dari bibimbap ini. Gue pernah liat di dua Youtube channel yang gue subscribe yang nunjukin cara buat 2 bibimbap beda versi (check out Bibimbap on Maangchi or Bibimbap on Aeriskitchen). Tapi gue sih bikin bibimbap versi gue aja, yang gak ribet dan gak terlalu banyak macemnya, tergantung mood aja :D Bibim = campur, Bap = nasi, so basically bibimbap itu nasi yang dicampur daging-dagingan dan sayur-sayuran favorit plus saus gochujang (pasta cabe) atau saus kecap asin. Jadi mengarang bebaslah gue hehehe...

Sebelum mulai ke resep, gue mau liatin Gochujang alias pasta cabe yang gue pake, begini penampakannya...

Gochujang 'HOT'

Walaupun judulnya HOT tapi menurut gue sih gak terlalu pedes kok, standar ajah.
Gue beli gochujang ini di Carrefour. Selain di sana, di Lotte Mart juga banyak kok biasanya.

Nah, sekarang, kita mulai eksperimen yuk!

Bahan Daging:
- 100 gram Daging ayam fillet, potong kotak-kotak kecil.
- 1 sdt merica bubuk
- 1 sdm minyak wijen
- 1 sdt kecap asin
- garam secukupnya
- sedikit wijen sangrai
Tumis daging ayam plus bumbu-bumbunya (kecuali wijen) dengan api sedang sampai matang.Tambahkan wijen sebelum diangkat. Sisihkan.

Bahan Utama:
1-2 mangkuk nasi panas

Bahan Sayur:
- 1 wortel import ukuran kecil, dipotong seukuran korek api/parut besar-besar
- 1-2 buah labu air kecil, dipotong seukuran korek api/parut besar-besar
Sayuran direbus sebentar dengan sedikit garam. Jangan terlalu lembek, biar masih ada 'kres kres' nya.

Bahan Saus:
- 1-2 sdm gochujang
- 2-3 sdt minyak wijen

Pelengkap:
Wijen sangrai untuk taburan

Masukkan nasi panas ke dalam mangkuk. Tambahkan sayuran dan daging. Menjelang dimakan, taburi dengan wijen, terus aduk rata dengan saus gochujang.



  • Bahan daging bisa diganti daging cincang, sosis, atau udang.
  • Variasi sayur banyak banget, bisa tambah tauge, sawi putih, sawi hijau, zucchini, kyuri, bayam dan lain-lain.
  • Jamur juga enak banget ditambahin ke bibimbap ini. Tapi, jangan direbus, ditumis sama seperti bahan daging.
  • Untuk saus dan minyak wijennya, sesuaikan dengan selera. sedikit-sedikit aja dulu.
  • Orang Korea biasanya nambahin telur mata sapi di atasnya, enak!
  • Sebelum disajikan, sebaiknya jangan dicampur dengan saus dulu ya, suka gak enak nantinya.
- Selamat Masak! -




Senin, 24 September 2012

Serba Serbi Nasi Goreng

Nasi goreng kayaknya termasuk makanan nusantara yang banyak penggemarnya ya? Selain roti, kalo pengen sarapan agak berat biasanya pilihan jatoh ke nasi goreng. Bikinnya gampang, rasanya enak dan mengenyangkan sampe makan siang.
Buat anak kos, nasi goreng termasuk salah satu makanan penting (selain mie instan). Kalo bosen sama menu yang dijual di sekitar tempat kos, biasanya pilihan paling gampang ya nasi goreng. (pengalaman pribadi sebenernya hehehe)
Tapi kadang bosen juga makan nasi goreng kalo rasanya itu itu melulu. Padahal variasi rasa yang bisa kita masukin ke menu sederhana kaya nasi goreng itu banyaaak banget. Selain rasa dari bumbu, pastinya kita juga bisa nambahin rasa dari bahan pelengkapnya, misalnya daging-dagingan, telor, seafood atau sayur.
Buat referensi nih, gue bakal post beberapa variasi nasi goreng favorit yang sering gue bikin di rumah.


Bumbu
 Memang banyaak banget bumbu instan nasi goreng yang dijual di supermarket. Walaupun ada beberapa brand yang enak, tapi gue lebih suka bikin bumbu sendiri. Males? Bikin bumbu nasi goreng itu gampang kok. Memang perlu beberapa menit buat preparasi, kaya misalnya motong-motong atau bahkan ngulek. Tapi hasilnya... beneran deh, jauh lebih juara dari yang instan. 

Nasi goreng bawang putih. Berhubung gue suka banget sama bawang putih, bumbu nasi goreng yang satu ini sering banget gue bikin buat sarapan. Rasa bawang putihnya lumayan kuat, jadi memang perlu tau dulu seberapa suka kita dengan rasa bawang putih sebelum nyobain resep ini. Yang diperluin untuk satu porsi nasi goreng ini gampang banget:
  • 1 siung bawang putih besar di cincang halus (atau diulek halus buat yang gak suka potongan bawang putihnya kekunyah).
  • 1 cabe rawit besar, cincang halus (kalo gak suka pedes bisa ganti dengan cabe merah biasa atau gak pake cabe sama sekali)
  • Daun bawang diiris halus.
  • Pas masak tinggal tambah kecap ikan, garam sama merica aja.

Nasi Goreng Bawang Putih

Nasi Goreng Terasi. I love terasi! Selain dicampur ke dalam sambel, gue juga suka banget terasi dimasak jadi bumbu nasi goreng. Karena gue suka terasi, jadi gue memang pakenya agak banyak, tapi sedikit juga gak apa-apa kok, yang penting aroma dan rasa terasinya ada. Jangan lupa, selalu pake terasi yang udah dibakar ya....
  • 1 sendok teh terasi bakar, hancurkan dengan punggung sendok.
  • 1 cabe merah besar dan 2 siung bawang merah dihaluskan.
  • 1-1,5 sdt kecap manis atau sesuai selera.

Nasi Goreng Terasi

Nasi Goreng Kampung. Sebenernya sih gak jelas kenapa dinamain nasi goreng kampung, tapi sejauh yang gue tau, kebanyakan orang memang nyebut nasi goreng kencur ini dengan nasi goreng kampung. Untuk bumbu gak jauh beda sama nasi goreng terasi, bedanya ya memang cuma di kencurnya aja.
  • 1 ruas jari kencur (yang agak muda lebih enak), dicuci bersih.
  • 2 cabe merah.
  • 1 cabe rawit besar. 
  • 2 siung bawang merah.
  • 1 siung bawang putih ukuran kecil.
  • Semua bahan di atas diulek halus atau diblender dengan blender bumbu. Kalo males ngulek atau gak ada blender bumbu, cukup cincang halus pake pisau :D
  • Jangan lupa tambahkan 1-1,5 sdt kecap manis.

Nasi Goreng Kampung



Nasi Goreng Hijau. Yup, warna nasi goreng ini memang ijo. Yang unik dari nasi goreng ini memang rasa cabe ijonya yang dominan dan taburan terinya yang renyah. Mantap!
  • 2 cabe hijau, buang bijinya.
  • 2 siung bawang merah.
  • 1 siung bawang putih kecil.
  • 1 cabe rawit hijau.
  • Semua bahan diblender sampe halus.
  • Goreng teri nasi sampai garing, jadikan taburan di atas nasi goreng.

Nasi Goreng Hijau



Nasi Goreng Kunyit. Ada yang ijo, ada juga yang kuning. Kalo nasi goreng kunyit ini sebenernya dari resep nenek gue yang suka bikin nasi campur jeroan ikan. Tapi... karena gue gak doyan makan ikan air tawar, jadinya mami ganti jeroan ikan dengan ati ampela ayam yang udah direbus pake jahe. Nasi goreng ini tradisional banget rasanya, sampe-sampe gak nahan untuk gak bikin plating pake daun pisang :D
  • 1/2 ruas jari kunyit, kupas.
  • 2 siung bawang merah.
  • 1 siung bawang putih kecil.
  • cabe rawit secukupnya.
  • Ulek semua bumbu sampe halus.
  • Tumis bumbu dengan 1 batang serai yang dimemarkan sama 1 lembar daun salam sampai matang.
  • Pas nasi goreng rasanya udah pas, matikan api, masukin daun kemangi yang udah dicuci bersih dan dikeringkan, aduk rata. Panas nasi bakal bikin daun kemangi sedikit layu. 

Nasi Goreng Kunyit

 Variasi Isi
Untuk nasi goreng, variasi isinya memang hampir gak terbatas ya. Pasti semua udah punya ide sendiri-sendiri, but I'm gonna put my own ideas anyways... siapa tau bisa bantu pas lagi buntu :D

Daging-dagingan

  • Daging ayam goreng/rebus yang disuwir. Bisa dari ayam goreng atau dari soto ayam sisa kemaren.
  • Daging sapi yang dipotong-potong. Bisa dari sisa semur atau rendang.
  • Daging cincang.
  • Udang.


Udang


  • Cumi.
  • Ikan fillet.
  • Ikan asin.
  • Kornet.
  • Nugget (digoreng dulu)
  • Bakso (sapi, ayam, ikan, cumi)
  • Sosis.
  • Beef burger.
  • Smoked beef/chicken.
Sayur-sayuran
  • Jagung.
  • Kacang polong (kalengan atau beku)
  • Frozen mix vegetables.
  • Wortel.
  • Sawi putih.
  • Sawi hijau.
  • Jamur kancing atau jamur kipas (tumis dulu dengan sedikiiit minyak sampai mateng).
  • Brokoli (direbus 1-2 menit dalam air mendidih yang dikasih garam).

Banyak banget eksperimen yang bisa kita cobain hanya dari satu menu simple. Nasi goreng, semua orang tau dan pasti bisa bikin. Nasi goreng yang bervariasi? Nah, udah waktunya kan berhenti bikin nasi goreng yang itu itu aja. Yuk ah, cobain buat sarapan besok ;)


- Selamat Masak! -

Sabtu, 09 Juni 2012

Steamed Chicken Rice --> A Simple One Dish Meal ;)

Hari Minggu... tiba-tiba pengen makan sesuatu yang sedikit beda. Pasta? bosen... Mie? apalagi. Lalu nemu resep yang satu ini di Maangchi. Langsung deh pengen nyobain, karena keliatannya gak susah.
Cuuus, Minggu pagi udah berkutat di dapur. Ayam yang udah dibumbuin semaleman, potong-potong bahan sedikit, tumis-tumis, bluk! masukin rice cooker. Hasilnya... sepiring chicken rice yang masih mengepul plus Vietnamese Chilli Sauce buat pedes-pedesannya. Yum-O!!!

Bahan Ayam:
600    gram    ayam, dipotong kecil-kecil. Pake fillet juga bisa, sekitar satu fillet ayam besar, potong kubus 3cm
1        sdm     kecap 'Kikkoman'. Kalo gak ada bisa diganti 2 sdm kecap asin biasa
1,5     sdm     saus tiram
1        sdt       minyak wijen
merica secukupnya
* Disarankan buat pake kecap Kikkoman, karena rasa lebih gurih dan warna lebih pekat. Tapi.... gue juga nyobain pake kecap asin biasa, rasanya gak kalah asik kok ;)
* Ayam direndam dalam campuran bumbu minimal setengah jam. Jauh lebih oke kalo semaleman sih.

Bahan Lain:
1       sdm      ebi, rendam dalam air sebentar, tiriskan.
1       bks       rolade siap saji (banyak di supermarket, ganti sosis juga boleh), potong 1cm
1/2    buah     kol muda, di iris agak besar sekitar 1,5cm
1       ruas      jahe, kupas, memarkan
4       btr        bawang putih, cincang
1-2   sdm       minyak goreng
2      sdm        apple jus (berry, buavita, abc)
2      cangkir  beras, cuci, tiriskan
2,5   cup        kaldu ayam (sekitar 600 cc), kalo gak ada kaldu, larutkan air dengan 1 kaldu blok rasa ayam
Garam secukupnya
Bawang goreng untuk taburan

Cara Buatnya:
  • Panaskan minyak di api sedang, tumis jahe sampai harum sekitar 2 menit. Tambahkan bawang putih dan ebi, tumis sampai pinggiran bawang sedikit kecoklatan.
  • Tambahkan ayam, aduk. Tumis sampai ayam berubah warna.
  • Tambahkan jus apel, rolade/sosis dan kol, aduk.
  • Masukkan nasi dan sedikit garam, aduk rata.
  • Pindahkan ke dalam rice cooker, tambahkan kaldu.
  • Lalu.... tinggal tekan tombol 'cook' sampai matang :D

  • Kalo gak suka rasa ebi, gak dipake juga gak apa-apa kok. It's still really delicious ;)
  • Menurut resep dari Maangchi, pelengkap untuk Chicken Rice ini adalah telor asin rebus, sayang lagi gak ada pas gue masak :(
  • Kalo mau tambahan sayuran, enaknya pake bok choi yang ditumis sebentar dengan bawang putih plus minyak wijen.
  • Pelengkap lain yang gue siapin adalah Vietnamese Chilli Sauce buat pedes-pedesnya.
  • For video guide, please check out Steamed Chicken Rice recipe.

- Selamat Masak! -

Jumat, 03 Februari 2012

Nasi Goreng Kimchi / Kimchi BokkEumBap

Ibu-ibu, kakak-kakak, sesuai janji, sekarang gue bakal ngasih resep masakan yang pake Kimchi, Nasi Goreng Kimchi alias Kimchi BokkEumBap. Gue liat resep originalnya dari Aeris Kitchen dan seperti biasa diotak-atik sedikit. Haduh...tampak sedap waktu pertama kali denger tentang nasi goreng kimchi ini. Daaan... pada percobaan pertama, I love it! Gak ada rasa asem-asem dari kimchi, yang ketara justru pedes. Wangi pas masak nasi goreng ini mirip sama wangi nasi goreng terasi, beneran.
Untuk bikin nasi goreng ini, kita butuh kimchi yang udah difermentasi. Kemaren kan udah gue post resep kimchi ya? Nah, di situ gue tulis kalo kimchi itu lebih baik disimpen di kulkas. Tapi kalo pas mau masak ini, berhubung butuh fermented kimchi, begini caranya:
Ambil wadah kedap udara yang lebih kecil, pindahin sekitar 5 sendok makan penuh kimchi (bebas sih, tergantung selera). Tutup rapat wadah, simpan di suhu ruangan (di luar kulkas) satu hari penuh. Besoknya langsung bisa dipake untuk nasi goreng kimchi. Kalo misalnya gak abis, harus langsung masuk kulkas.
Sebenernya yang gue liat, di Korea sih kimchi itu difermentasiin sampe asem banget, cuma berhubung gue gak terlalu biasa makan yang begituan, takut sakit perut :D Makanya cari aman ajahlah, setuju?
Bahan:
  • Fermented Kimchi
  • Nasi 2 mangkok kecil (mangkok yang biasa dipake cetak-cetak nasi itu loh.. tapi ditambah boleh, dikurangi boleh, bebas!)
  • 1/2 - 1 sdt gula pasir (tergantung banyaknya kimchi yang dipake)
  • 2 sdm penuh air kimchi (kalo kimchi udah berfermentasi, suka keluar lbh banyak air dari waktu pertama kita buat)
  • 1 - 1,5 sdt kecap ikan
  • 1/2 sdt minyak wijen
  • 1/2 sdt kecap asin
  • garam sedikit
  • kecap manis sedikiiiit aja (buat nyeimbangin rasa aja)
  • Minyak goreng sedikit
 Cara Buatnya:
  • Panaskan 1 sdm minyak goreng. Masukin kimchi sama gula pasir. Tumis dengan api sedang sampai kimchi agak kering. (gue saranin sih pake wajan anti lengket, supaya saus kimchi yang kering-kering nempel di wajan bisa kecampur lagi pas nasi masuk, enak, beneran...)
  • Tambahkan nasi, air kimchi, kecap ikan, minyak wijen, kecap asin, garam. Aduk sampai benar-benar rata. Masak sekitar 7-8 menit dengan api sedang sampai rasa kimchi meresap ke dalam nasi.
  • Tambahkan sedikiiiiiit aja kecap manis. Sampe sini, rasain dulu ya, karena rasa kimchi yang asin dan sedikit asem, jadinya agak kurang gurih kalo gak ditambah kecap manis sedikit. But remember! just a dash!
  • Angkat, sajikan panas.



*Untuk pelengkapnya, tambahkan telor mata sapi, telor dadar, atau telor orak arik. Kalo suka, ditambah ayam goreng suwir juga enak.
*Untuk minyak, bebas sih takarannya. Kalo gue gak terlalu suka nasi goreng yang berminyak, jadi minyaknya pake sedikiiit aja.
- Selamat Masak! -



“Klik Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput). disini“

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]