Senin, 22 Februari 2010

Orang Medan Suka "Balado Teri Kacang"

Masakan ini identik banget sama Medan, mungkin karena banyak orang Medan suka banget sama Balado Teri Kacang ini. Rasanya emang lumayan unik: pedes dari sambel balado, asin dari ikan teri, sama manis dari kacang tanah. Kalo mami masak ini di rumah, pasangannya pasti sayur daun ubi tumbuk, daun singkong yang ditumbuk sama tekokak terus dimasak pake santen. Rasanya? Nagih!!!

Bahan:

- Teri Medan 200 gram, rendem sebentar, tiriskan, terus goreng sampai garing.
- Kacang tanah 100 gram, goreng sampai mateng
- Minyak goreng ± 3 sdm
- Garam - Gula

Bumbu halus:

- Cabe merah keriting 100 gram
- Bawang merah 5 siung
- Bawang putih 2 siung
- Tomat 1 buah
*tips--> supaya warna merahnya bagus, kasih sedikiiit aja air jeruk nipis.

Cara bikinnya:

  •  Panaskan bumbu halus di wajan/pan, tunggu sampai airnya habis (air ini dari tomat yg dihaluskan).
  • Masukkan minyak, tumis sampai bumbu mateng ± 5-7 menit. 
  • Tambahin garam sama gula (inget, teri itu udah asin, jadi garemnya jangan banyak-banyak yaaa).
  • Kalo rasanya udah pas, masukin teri sama kacang, aduk sampe rata. 
  • Masak selama ± 2 menit. 
  • Angkat, siap deh makan pake nasi panas \(´▽`)/ 

- Selamat Masak! -



“Klik Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput). disini“

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]