Selasa, 26 Juli 2011

Churros

Inspirasi buat masak ato nyobain resep baru bisa dateng dari mana aja. Nonton film, baca majalah, atau dari obrolan bareng temen. Untuk resep yang satu ini, gue dapet inspirasi dari game. I am a fan of game with cooking theme. Nama gamenya sih lupa ‎​(―˛―") tapi yang jelas ada nama si 'Churros' ini di situ.

Churros adalah satu jenis kue populer yang berasal dari Mexico (ada juga yang bilang dari Spanyol). Sebenernya adonan kue ini sama dengan kue choux atau sering kita sebut sus yang digoreng. Gak susah, beneran. Cobain deh, itung-itung latihan buat bikin kue sus. Enak juga kok dimakan anget-anget buat buka puasa.

Bahan:

Minyak goreng yang banyak
240  cc  air
4     sdm  margarin/mentega
1/4  sdt  garam
130 gr   tepung terigu
3    btr   telur ayam (ukuran kecil) dikocok sampai tercampur rata 

Untuk taburan:

Gula tepung secukupnya
1/4 sdt kayu manis bubuk

Cara Membuat:

- Dengan panci yang agak tebal, panaskan air, margarin/mentega dan garam di atas api kecil sampai mulai mendidih.
- Masukkan tepung terigu sambil diaduk cepat dengan whisk sampai adonan mengumpul membentuk bola, angkat dari api.
- Masukkan kocokan telur sambil terus diaduk sampai rata.
- Tunggu adonan sampai agak dingin.
- Masukkan spuit/semprit berbentuk bintang besar ke dalam piping bag (plastik semprit), gunting ujungnya.
- Panaskan minyak goreng di api kecil. Tekan adonan dalam piping bag membentuk panjang ±10cm, gunting ujungnya. Balik satu kali kalau bagian bawah sudah kuning kecoklatan. Kalau warnanya sudah rata, angkat, tiriskan. Ulangi sampai adonan habis.
 - Taruh Churros di atas piring saji, taburi gula bubuk dan kayu manis bubuk.



*Kalo gak ada piping bag, bisa pake plastik bening biasa. Gunting sedikit salah satu ujungnya.
* Kalo gak ada semprit bentuk bintang, gak pake juga gak masalah sih, tapi kurang cantik. Sempritan banyak kok dijual di toko kue.
* Kayu manis bubuk optional ya, kalo gak suka rasanya gak usah dipake.
* Untuk Mommy, Bunda, Ibu, Mama yang punya anak kecil, taburan Churros bisa ditambah susu bubuk Milo, jadi lebih yummy

- Selamat Masak! -



“Klik Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput). disini“

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]